tata cara pengamanan keracunan pestisida (first aid procedures)

1 01 2009

Bila kita selalu memperhatikan instruksi-instruksinya pada label yang dipasang di kaleng atau botol kemas insektisida maka dapat dihindarkan kemungkinan keracunan pada diri kita sendiri atau orang lain. Keracunan insektisida sering terjadi akibat perbuatan yang sembrono dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Untuk menyelamatkan penderita dari hal-hal yang tidak kita inginkan maka perlu segera diambil tindakan-tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sebagai berikut:

Langkah Pertama

Perhatikan dengan seksama apakah si penderita masih bernafas atau tidak. Beliau si penderita tampak lebih susah bernafas maka lakukan pernafasan buatan dengan metode pernafasan buatan yang paling memungkinkan

Pernafasan Buatan dengan cara dari mulut bila si penderita terisap gas-gas beracun

Pernafasan buatan dengan cara Halger – Nielsen, untuk penderita yang terkena racun melalui mulut

Langkah Kedua

Kerjakan secara cepat agar tidak terjadi absorbsi racun lebih lanjut.

Bila racun tertelan/termakan maka tindakannya adalah :

Usahakan si penderita muntah bila ia tidak sadarkan diri atau konvulsi. Jangan mengusahakan muntah bila penderita tertelan racun yang korosif misalnya pada golongan racun asam kuat produk-produk alkaline. Muntah bisa terjadi bila kita masukkan telunjuk atau jari tangan ke dalam mulutnya atau dapat juga dengan memberikan 2 sendok garam atau pada air yang hangat.

Berikan antidote universal yang terdiri dari :

2 bagian arang aktif

1 bagian asam lemak

1 bagian magnesium oksida

Bila racun melekat pada kulit, maka tindakannya adalah sebagai berikut:

Hilangkan insektisida dari tubuh si korban dengan cara mengelap kulitnya dengan air atau menukar pakaiannya yang terkena racun secepatnya

Cucilah segera bagian kulit dan rambut dengan sabun yang cukup banyak, sebab tindakan ini dapat mengurangi keracunan lebih untuk jenis-jenis insektisida wettable powder (WP) dan suspensi. Untuk genetik emulsiable concentrate (EC) dan emulsi diperlukan detergen. Demikian pula untuk bentuk emulsi dalam minyak tanah atau bahan-bahan solvent.

Bila racun terhisap, maka si penderita harus segera dipindahkan ke tempat yang lebih segar

Bila racun mengenai mata, maka tindakan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

Bukalah kelopak mata si korban, lalu cucilah dengan air bersih secepatnya

Pencucian mata dilakukan terus selama 15 menit atau lebih

Jangan mencampurkan obat ataupun bahan-bahan kimia lainnya ke dalam air yang dipergunakan untuk mencuci mata

Langkah Ketiga

Segera panggil dokter atau ambulans terdekat untuk pengobatan lebih lanjut di rumah sakit.

Berikan atau informasikan MSDS/Label/Jenis bahan aktif pestisida yang digunakan oleh si penderita kepada dokter

Bila racun tidak diketahui, ambilllah sampel muntahan si penderita untuk diperiksa di laboratorium


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: